Showing posts with label Tips and Tricks. Show all posts
Showing posts with label Tips and Tricks. Show all posts

Menyembunyikan Icon pada System Tray

Pada system tray yang terletak di pojok kanan bawah layar Windows biasanya terdapat beberapa icon. Jika Anda tidak menyukai kehadiran icon-icon tersebut, Anda bisa menyembunyikannya dari system tray Anda.

Untuk menyembunyikannya, ikutilah langkah-langkah berikut:
  1. Klik Start - Run.
  2. Ketik "regedit".
  3. Masuklah ke HKEY_CURRENT USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer.
  4. Pada jendela kanan registry editor, klik kanan pada ruang kosong.
  5. Pilih New - DWORD Value.
  6. Ketikkan the value name "NoTrayItemsDisplay" dan tekan Enter.
  7. Klik kanan key yang baru Anda buat dan pilihlah Modify.
  8. Pada Value Data ketikkan angka "1" untuk menyembunyikan icon.
  9. Tekan OK.
  10. Restart komputer Anda.

How to Hide Icons on the Desktop

Some computer users like to see icons on the desktop of their computer, meanwhile some others don't. If you are a user who doesn't like to see the icons on the desktop of your computer, you can hide those icons.

To hide the icons, you can do the following things:
  1. Click Start - Run.
  2. Type "regedit".
  3. Go to HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\ CurrentVersion\Policies\Explorer.
  4. Right-click on the right side of Registry Editor window and choose DWORD value.
  5. Type a new value name "NoDesktop".
  6. Right-click this new value name and click Modify.
  7. Type "1" on the value data to hide the icons.
  8. Click OK.
  9. Restart your computer.

How to Hide My Recent Documents

Some of the last files that we opened will be displayed on My Recent Documents menu. The existence of this menu makes it easier to access those files. But we can also hide the menu if we think it's not useful.

  • Below are some steps to hide My Recent Documents menu:
  • Click Start - Run.
  • Type "regedit".
  • Go to HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
  • On the right window of the Registry Editor, right-click the empty space.
  • Choose New - DWORD Value.
  • Type "Start_ShowRecentDocs" and press Enter.
  • Right-click the new key you've made and choose Modify.
  • On the Value Data type the number "0" to hide My Recent Documents.
  • Press OK.
  • Restart your computer.

Menampilkan Tombol Fungsi pada Microsoft Word

Tombol fungsi (F1, F2, dst) bisa ditampilkan pada jendela Microsoft Word dengan menggunakan cara-cara berikut:
  • Klik Tools.
  • Pilih Customize.
  • Beri tanda centang pada Function Key Display pada tab Toolbars.
  • Klik Close.

Sekarang Anda bisa melihat tombol-tombol fungsi pada bagian bawah jendela Microsoft Word Anda.

Menjalankan CD Bootable

CD bootable adalah CD yang bisa langsung dijalankan pada saat kita menyalakan komputer. CD semacam ini biasanya berisi sistem operasi atau program tertentu lainnya, misalnya sistem operasi Windows pada saat akan diinstal, sistem operasi Linux LiveCD, atau program GeeXbox untuk menjalankan multimedia.

Untuk menjalankan CD bootable ini, lakukanlah langkah-langkah berikut:
  • Masukkan CD ke dalam CD/DVD drive.
  • Masuklah ke BIOS.
  • Ubahlah prioritas booting menjadi CD/DVD. Artinya, pada saat komputer dinyalakan, komputer tersebut akan membaca drive CD/DVD terlebih dahulu. (Untuk beberapa komputer, perubahan prioritas booting tidak perlu dilakukan melakukan BIOS, tetapi cukup melalui boot menu yang telah disediakan oleh sistem.)
  • Keluarlah dari BIOS. (Atau, tekan ENTER jika Anda menggunakan boot menu.)
  • Tunggu hingga komputer memproses perintah untuk menjalankan CD.

Menonaktifkan System Restore

System restore sangat berguna sekali bagi sistem komputer karena, ketika sistem mengalami masalah baik itu karena masalah virus, registry, maupun masalah lainnya, masalah tersebut seringkali bisa diselesaikan melalui system restore.
Namun adakalanya, untuk kepentingan tertentu, misalnya ketika kita hendak men-scan virus menggunakan PCMAV atau ketika kita ingin sedikit meluangkan ruang harddisk, system restore ini harus dinonaktifkan. Untuk menonaktifkan system restore, lakukanlah langkah-langkah di bawah ini:
  • Klik kanan My Computer.
  • Klik Properties.
  • Klik tab System Restore.
  • Berikan tanda centang pada Turn off System Restore on all drives.
  • Klik OK.

Tips Agar Baterai Notebook Awet

Notebook kini telah menjadi pilihan utama untuk membantu berbagai kegiatan sehari-hari banyak orang. Namun tak semua pemilik ataupun pengguna notebook tahu bagaimana memperlakukan notebook dan baterainya dengan baik dan benar.


Komisi Keamanan Produk Konsumen Amerika mencatat setidaknya tak kurang dari 47 kasus notebook yang berasap atau terbakar, sejak Januari 2001 hingga Agustus 2006 (detikINET).


Berikut ini beberapa tips agar baterai Anda awet dan mobilitas tetap lancar:

  • Jangan gunakan baterai atau charger notebook yang tidak kompatibel. Jika tidak yakin dengan kompatibilitas baterai pengganti ataupun charger yang digunakan, hubungi bagian layanan dari produsen notebook terkait.
  • Baterai notebook dapat menjadi panas dalam pemakaian normal sekalipun. Jangan gunakan notebook sambil diletakkan di pangkuan Anda.
  • Ketika menggunakan notebook, hindari meletakkan notebook pada permukaan yang lunak atau lembut, semisal pada sofa, tempat tidur atau karpet. Sebab permukaan seperti itu akan menghambat aliran udara di bagian bawah notebook dan dapat menimbulkan overheating.
  • Cegah terjadinya kontak pada dudukan baterai yang longgar dengan berbagai jenis objek terbuat dari metal, seperti penjepit kertas, koin tipis, dan sebagainya.
  • Baterai notebook, termasuk notebook itu sendiri tentunya, jangan sampai terjadi tekanan yang berlebihan yang diakibatkan karena terjatuh, terbentur, terhimpit ataupun tertumpuk oleh benda berat di atasnya. Hal tersebut akan mengakibatkan sirkuit dalam baterai menjadi rentan terjadi hubungan arus pendek (korslet) yang kemudian mengakibatkan overheating.
  • Jangan letakkan notebook di tempat yang dapat menjadi sangat panas, semisal di bawah terik matahari ataupun di dalam mobil yang diparkir cukup lama di tempat terbuka saat siang hari.
  • Menjadi basah atau terkena air adalah hal yang harus dihindari dari notebook ataupun baterainya. Meskipun nantinya akan mongering secara perlahan akan berkarat dan membuat rentan keselamatan penggunanya.
  • Pastikan Anda memahami cara menggunakannya, menyimpan, dan men-charge baterai dan notebook yang telah tertulis di dalam buku manual.
  • Disarankan tidak men-charge baterai terus-menerus ketika baterai telah terisi full.

Sumber: Brosur Zyrex

Mengetahui Alamat IP Sendiri

Ketika berselancar di dunia internet, kita diberikan sebuah alamat yang lebih dikenal dengan istilah IP Address. Untuk mengetahui alamat IP yang sedang kita gunakan, lakukanlah langkah-langkah berikut:
  • Masuklah ke Command Prompt melalui All Programs - Accessories atau bisa juga dengan mengetikkan "cmd" pada menu Run.
  • Ketikkan "ipconfig". (Tanda petik tidak diketik!)
  • Tekan Enter.

Menghilangkan Balloon Tips

Anda mungkin sering merasa kesal atau sebel karena balloon tips yang sering muncul di system tray. Sebenarnya tujuannya sih baik, yaitu untuk mengingatkan pengguna komputer. Tapi karena frekuensi kemunculannya yang terlalu sering, balloon tips tersebut justru mengganggu aktivitas kita. Balloon tips biasanya muncul untuk memperingatkan bahwa antivirus perlu di-update, adanya koneksi internet, atau hal-hal lain yang dianggap Windows sangat penting.

Bagi Anda yang tidak suka dengan kehadiran balloon tips ini bisa menghilangkannya dengan cara sebagai berikut:
  • Klik Start - Run.
  • Ketik "regedit". (Tanda petik tidak diketik!)
  • Masuklah ke KEY_CURRENT_USER\Software\ Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced.
  • Pada jendela sebelah kanan lakukan klik kanan mouse dan pilih New - DWORD Value.
  • Ketikkan nama value "EnableBalloonTips". (Tanda petik tidak diketik! Perhatikan juga cara pengetikan value tersebut. Jangan sampai salah!)
  • Tekan Enter.
  • Klik kanan value yang baru dibuat tersebut.
  • Klik Modify.
  • Pada Data Value ketikkan angka 0 untuk menghilangkan Balloon Tips.
  • Klik OK.
  • Tutup jendela Registry Editor dan Restart komputer Anda.

Changing a Drive Letter

To change an existing drive letter on a drive, on a partition, or on a volume, follow these steps:
  • Log on as Administrator or as a member of the Administrators group.
  • Click Start, click Control Panel, and then click Performance and Maintenance.
  • Click Administrative Tools, double-click Computer Management, and then click Disk Management in the left pane.
  • Right-click the drive, the partition, the logical drive, or the volume that you want to assign a drive letter to, and then click Change Drive Letter and Paths.
  • Click Change.
  • Click Assign the following drive letter if it is not already selected, click the drive letter that you want to use, and then click OK.
  • Click Yes when you are prompted to confirm the drive letter change.
The drive letter of the drive, the partition, or the volume that you specified is changed, and the new drive letter appears in the appropriate drive, partition, or volume in the Disk Management tool.

(source: www.directron.com)

Assigning a Drive Letter

To assign a drive letter to a drive, a partition, or a volume, follow these steps:
  • Log on as Administrator or as a member of the Administrators group.
  • Click Start, click Control Panel, and then click Performance and Maintenance. Note If you do not see Performance and Maintenance, go to step 3. Performance and Maintenance appears in Control Panel only if you use Category view. If you use Classic view, Performance and Maintenance does not appear.
  • Click Administrative Tools, double-click Computer Management, and then click Disk Management in the left pane.
  • Right-click the drive, the partition, the logical drive, or the volume that you want to assign a drive letter to, and then click Change Drive Letter and Paths.
  • Click Add.
  • Click Assign the following drive letter if it is not already selected, and then either accept the default drive letter or click the drive letter that you want to use.
  • Click OK.
The drive letter is assigned to the drive, to the partition, or to the volume that you specified, and then that drive letter appears in the appropriate drive, partition, or volume in the Disk Management tool.

(Source: www.directron.com)